Parket Kayu
Papan kayu untuk penutup lantai, tersedia versi solid maupun lapis (engineered).
Rp250.000 – Rp1.400.000 / m²
Angka ini perkiraan pasar untuk estimasi awal, bukan penawaran resmi. Harga sebenarnya berbeda menurut mutu, volume, dan wilayah.
Deskripsi
Parket adalah penutup lantai berbahan kayu yang dipasang dalam bentuk papan atau bilah. Ada dua jenis pokok yang sering tertukar:
- Parket solid — kayu utuh, bisa diamplas ulang berkali-kali, tetapi paling banyak bergerak mengikuti kelembapan.
- Parket engineered — lapisan kayu asli di atas badan kayu lapis bersilang arah. Jauh lebih stabil, tetapi hanya bisa diamplas ulang satu sampai dua kali.
Yang dijual sebagai "laminate" bukan kayu sama sekali, melainkan papan serat berlapis cetakan foto motif kayu.
Lapisan & susunan
Parket engineered, dari atas ke bawah:
- Lapisan pelindung (UV-cured lacquer atau minyak)
- Lapisan kayu asli (wear layer), tebal 0,6–4 mm — inilah yang menentukan berapa kali bisa diamplas ulang
- Badan kayu lapis bersilang arah, tebal 8–12 mm
- Lapisan penyeimbang di bagian bawah
Susunan pemasangan lantainya:
- Papan parket
- Lapisan peredam (underlayment) pada sistem mengambang
- Lapisan kedap uap air, terutama di lantai dasar
- Lantai beton yang sudah rata dan kering
Detail Konstruksi & Pemasangan
Untuk parket solid, papan digergaji dari kayu kering lalu diprofil tepinya menjadi lidah dan alur.
Untuk engineered, lembaran kayu tipis diiris dari batang, lalu direkatkan di atas beberapa lapis kayu lapis yang arah seratnya disilangkan. Penyilangan arah serat inilah yang menahan gerakan muai-susut sehingga papan tetap stabil.
Permukaan kemudian diamplas halus dan diberi lapisan pelindung yang dikeringkan dengan sinar ultraviolet di pabrik, menghasilkan lapisan yang lebih keras daripada finishing di lapangan.
Proses pemasangan
Kadar air lantai beton harus diperiksa lebih dulu. Beton yang masih lembap adalah penyebab utama parket menggelembung.
- Simpan papan di dalam ruangan tempat ia akan dipasang selama 3–7 hari agar beradaptasi.
- Pastikan lantai dasar rata; toleransi umumnya 3 mm dalam bentang 2 meter.
- Pasang lapisan kedap uap dan peredam.
- Mulai dari sisi terpanjang ruangan, sisakan celah muai 10–15 mm di seluruh tepi.
- Sambungkan lidah dan alur, ketuk dengan blok pemukul, bukan langsung dengan palu.
- Selang-seling sambungan ujung antarbaris minimal 30 cm.
- Tutup celah tepi dengan skirting, jangan diisi bahan keras.
Celah muai di tepi itu wajib. Parket yang dipasang rapat ke dinding akan terdorong dan menggelembung saat memuai.
Kelebihan
- Hangat dan nyaman diinjak, tidak dingin seperti ubin
- Meredam bunyi langkah lebih baik
- Bisa diamplas dan difinishing ulang (terutama jenis solid)
- Jenis engineered cukup stabil untuk iklim lembap
- Pemasangan mengambang relatif cepat dan kering
Kekurangan
- Tidak tahan genangan air — rusak permanen bila terendam
- Tidak cocok untuk kamar mandi dan area basah
- Bisa tergores oleh kaki furnitur dan pasir yang terbawa masuk
- Harga relatif tinggi
- Parket solid bergerak cukup banyak mengikuti kelembapan
Perawatan
Sapu atau vakum secara rutin — pasir halus yang terinjak adalah penyebab goresan paling umum. Pel dengan kain yang hanya lembap, tidak pernah basah menggenang.
Pasang alas kaki furnitur dan keset di pintu masuk. Hindari paparan sinar matahari langsung terus-menerus karena warnanya akan memudar tidak merata.
Tumpahan air harus segera dilap. Bila air sempat masuk ke sambungan dan papan menggelembung, perbaikannya berarti mengganti papan, bukan mengeringkannya.
Vendor yang memasok
Semua vendor →Belum ada vendor yang tercatat untuk material ini. Punya rekomendasi vendor?