#MATERIALAnakArsi

Keramik

Ubin berlapis glasir untuk lantai dan dinding, pilihan motif paling beragam.

Rp55.000 – Rp190.000

Dinding

Keramik

Disebut juga: ubin keramik · ceramic tile

Rp55.000 – Rp190.000 / m²

Kisaran pasar Jabodetabek Diperbarui Sep 2026

Angka ini perkiraan pasar untuk estimasi awal, bukan penawaran resmi. Harga sebenarnya berbeda menurut mutu, volume, dan wilayah.

Deskripsi

Keramik adalah ubin dari tanah liat yang dibakar, dengan permukaan atas dilapisi glasir. Glasir inilah yang memberi warna, motif, dan ketahanan terhadap noda — sekaligus menjadi titik lemahnya, karena bila glasir tergores atau terkelupas, warna badan ubin di bawahnya berbeda dan terlihat jelas.

Tersedia dalam pilihan motif dan ukuran paling banyak di antara semua penutup lantai, dari 20×20 cm untuk dinding kamar mandi hingga 60×60 cm untuk lantai ruang utama.

Lapisan & susunan

Penampang ubin keramik:

  • Glasir — lapisan kaca tipis pembawa warna dan motif, tebal kurang dari 1 mm
  • Badan ubin dari tanah liat bakar, berpori

Susunan pemasangan pada lantai:

  • Ubin keramik
  • Perekat (mortar instan) atau adukan semen-pasir, tebal 10–30 mm
  • Lantai kerja / pelat beton
  • Nat pengisi antarubin, lebar 2–5 mm

Detail Konstruksi & Pemasangan

Tanah liat, pasir, dan bahan tambahan digiling halus, dicampur air, lalu dikeringkan menjadi serbuk. Serbuk dipres dengan tekanan tinggi membentuk badan ubin, kemudian dikeringkan.

Glasir disemprotkan atau dicetak di permukaan atas, termasuk motifnya, lalu ubin dibakar pada suhu sekitar 1.000–1.200 °C. Pembakaran melelehkan glasir menjadi lapisan kaca yang menyatu dengan badan ubin.

Ubin yang keluar dari tungku disortir menurut ukuran dan warna. Perbedaan kecil antarkelompok produksi inilah alasan keramik dijual per kode produksi, dan mengapa membeli tambahan belakangan sering menghasilkan warna yang tidak persis sama.

Proses pemasangan

  1. Pastikan permukaan dasar rata, bersih, dan kering.
  2. Rendam keramik bila memakai adukan semen konvensional; tidak perlu bila memakai mortar instan.
  3. Tentukan titik awal pemasangan dari sisi yang paling terlihat, agar potongan jatuh di tepi yang tersembunyi.
  4. Oleskan perekat merata dengan roskam bergigi.
  5. Pasang ubin, ketuk dengan palu karet, gunakan spacer agar lebar nat seragam.
  6. Periksa kerataan dengan waterpass setiap beberapa baris.
  7. Biarkan 24 jam sebelum mengisi nat.
  8. Isi nat, bersihkan sisa nat sebelum mengeras.

Ubin yang berbunyi nyaring saat diketuk menandakan ada rongga di bawahnya dan akan mudah pecah atau terangkat. Bongkar dan pasang ulang, jangan dibiarkan.

Kelebihan

  • Pilihan motif, warna, dan ukuran paling beragam
  • Harga relatif murah
  • Mudah dibersihkan dan tahan noda pada permukaan berglasir
  • Tahan air, cocok untuk area basah
  • Tersedia di mana saja, mudah dicari penggantinya

Kekurangan

  • Glasir bisa tergores; goresan dalam menampakkan warna badan yang berbeda
  • Getas — pecah bila terkena benturan keras atau tertimpa benda berat
  • Nat mudah kotor dan menghitam bila tidak dirawat
  • Terasa dingin dan licin saat basah, terutama jenis berkilap
  • Warna antarkode produksi bisa berbeda

Perawatan

Pembersihan rutin cukup dengan pel dan pembersih lantai netral. Hindari pembersih asam kuat yang merusak nat.

Nat yang menghitam bisa disikat dengan pembersih nat, atau dikerok tipis lalu diisi ulang bila sudah parah. Melapisi nat dengan grout sealer setelah pemasangan sangat mengurangi masalah ini.

Simpan selalu beberapa meter persegi cadangan dari kode produksi yang sama untuk keperluan perbaikan di kemudian hari.

Vendor yang memasok

Semua vendor →

Belum ada vendor yang tercatat untuk material ini. Punya rekomendasi vendor?

Material terkait